Nestlé Indonesia telah bekerja sama dengan pemerintah daerah, koperasi peternak, dan pengembang aplikasi digital dalam upaya digitalisasi. Mereka menawarkan dukungan teknis dan pembiayaan bersama untuk memastikan implementasi sistem berjalan dengan baik. Para peternak, seperti Ketua Koperasi Unit Desa (KUD) Argopuro, H. Suloso, menyambut baik inisiatif ini karena proses administrasi dan pembayaran susu menjadi lebih efisien. Nestlé Indonesia juga meluncurkan closed barn system untuk meningkatkan produktivitas sapi perah. Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat rantai pasok susu lokal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Dengan mendukung peternak dalam mengadopsi teknologi, Nestlé Indonesia berharap dapat membantu membangun sistem pangan yang sehat dan bertanggung jawab di masa depan.

