Atlet ganda campuran bulu tangkis Indonesia, Gloria Emanuelle Widjaja, telah membagikan kriteria utama untuk atlet muda yang sedang dicari dalam Audisi Umum PB Djarum 2025. Gloria, yang merupakan atlet binaan PB Djarum, sedang mengalami waktu luang karena pasangannya, Rehan Naufal Kusharjanto, sedang absen karena cedera lutut. Cedera serius Rehan terjadi di Macau Open 2025 setelah melakukan jumping smash yang tidak tepat, memaksa dia menjalani operasi pada Agustus lalu.
Di tengah jadwal latihan yang tetap berjalan, Gloria terlibat dalam Audisi Umum PB Djarum 2025 sebagai anggota tim pencari bakat yang menilai para peserta. Menurut Gloria, dalam pemilihan atlet binaan PB Djarum, kemampuan teknis bukanlah satu-satunya yang diutamakan. Dia lebih menekankan pada mentalitas dan keberanian peserta saat tampil di lapangan.
Gloria menyatakan bahwa selain melihat kemampuan teknis, aspek seperti footwork juga menjadi perhatian, tetapi yang paling penting adalah mentalitas dan aura yang ditunjukkan oleh peserta saat bersaing. Hal ini disampaikannya kepada awak media di sela-sela Audisi Umum PB Djarum 2025 di GOR Djarum, Jati, Kudus pada Senin (8/9/2025). Semua ini menunjukkan bahwa dalam pencarian atlet muda potensial, PB Djarum mengutamakan tidak hanya keterampilan teknis, tetapi juga karakter dan mentalitas yang kuat.

