Generasi muda Bangka Belitung menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung program hilirisasi pertambangan nasional melalui sosialisasi MediaMIND 2025 di Kota Pangkalpinang. Mahasiswa dari sembilan perguruan tinggi di daerah tersebut secara kompak menyuarakan dukungan terhadap program hilirisasi ini, yang juga merupakan bagian dari Asta Cita Presiden. Mereka menyadari potensi besar sumber daya mineral Indonesia namun lebih sering diekspor dalam bentuk mentah. Abdul, seorang mahasiswa Institut Pahlawan 12, menekankan pentingnya mengolah produk mineral di dalam negeri dan mengekspornya dalam bentuk produk jadi untuk meningkatkan penerimaan negara dan perekonomian nasional.
Di sisi lain, Rizky, seorang mahasiswa Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung, melihat peluang besar untuk modernisasi pertambangan nasional melalui dukungan teknologi. Menurutnya, sistem informasi yang didukung infrastruktur telekomunikasi di Indonesia dapat menjadi landasan penting untuk pengembangan industri pertambangan yang lebih maju. Dalam kesempatan tersebut, Corporate Secretary MIND ID Pria Utama menyatakan bahwa kehadiran para mahasiswa dalam sosialisasi ini menunjukkan kesiapan generasi muda untuk berperan dalam pengembangan sektor pertambangan.
Sosialisasi MediaMIND 2025 sendiri didesain sebagai wadah untuk mengeksplorasi potensi pemikiran melalui karya reportase dan jurnalistik yang berkontribusi bagi masa depan Indonesia. Dengan semangat dan komitmen yang ditunjukkan, generasi muda Bangka Belitung siap untuk mendukung hilirisasi pertambangan nasional demi Indonesia Emas 2045.

