Orlando Bloom membagikan pengalaman dietnya yang mengesankan dalam perannya sebagai seorang karakter. Dibimbing oleh ahli gizi terkenal, Philip Goglia, Bloom melakukan transformasi diet yang cukup ekstrem. Goglia menyarankan Bloom untuk secara bertahap mengurangi porsi makan harian dari tiga kali menjadi dua kali, kemudian menjadi satu kali. Selama proses diet ini, Bloom juga rutin memeriksa kadar gula darahnya.
Selama perjalanan dietnya, Bloom mengalami kesulitan besar ketika harus berhenti mengonsumsi bubuk protein yang biasa ia konsumsi. Ia merasa frustasi ketika makanan yang biasa ia nikmati tiba-tiba harus dihentikan, termasuk bubuk protein favoritnya.
Selama berlangsungnya proses tersebut, Bloom hanya mengonsumsi ikan tuna dan timun. Ia mengakui bahwa selama tiga minggu terakhir, dietnya terutama terdiri dari makanan tersebut.
Pengalaman Bloom ini menunjukkan komitmen dan keseriusannya dalam menghadapi peran serta tantangan diet yang diberikan. Dengan akhirnya berhasil menurunkan berat badan, Bloom memberikan inspirasi bagi banyak orang yang ingin mengubah pola makan dan gaya hidup mereka.

