spot_img
13.9 C
London
spot_img
HomeBeritaKaitan Antara Tarik Ulur Gedung Putih dan The Fed dalam Pengaruh Harga...

Kaitan Antara Tarik Ulur Gedung Putih dan The Fed dalam Pengaruh Harga Emas

Pergerakan harga emas (XAUUSD) menunjukkan stabilitas dalam perdagangan Rabu lalu. Dolar AS mencoba untuk pulih dari pelemahan sebelumnya, namun emas tetap di jalur aman di tengah isu independensi Federal Reserve (The Fed) yang sedang panas. Ketidakpastian hubungan antara Gedung Putih dan bank sentral terbesar dunia tersebut membuat emas tetap diminati sebagai aset lindung nilai. Saat ini, XAU/USD berada di level $3.397, mengalami kenaikan tipis 0,12% dibandingkan hari sebelumnya.

Menurut Andy Nugraha, Analis Dupoin Futures Indonesia, tren emas saat ini masih cenderung bullish. Analisis teknikal menunjukkan peluang penguatan lanjutan di mana selama tekanan beli masih dominan, emas berpotensi menuju $3.407. Namun, jika momentum melemah, area $3.376 akan menjadi support terdekat yang perlu diperhatikan.

Secara teknikal, emas sedang menghadapi tantangan di area psikologis $3.400. Level ini akan menentukan apakah harga bisa melanjutkan kenaikan ke puncak pertengahan Juni yang berada di kisaran $3.452, atau kembali terkoreksi.

Faktor fundamental juga berperan penting dalam pergerakan harga emas. Perseteruan politik antara Gedung Putih dan The Fed mengenai independensi kebijakan moneter menciptakan ketidakpastian pasar, mendorong investor untuk melindungi portofolio mereka dengan emas. Tanpa penembusan yang kuat di atas $3.400, pergerakan emas masih rentan terhadap aksi ambil untung dalam jangka pendek.

Pernyataan dari John Williams, Presiden The Fed New York, juga berdampak pada sentimen pasar. Williams menyatakan bahwa penurunan suku bunga masih mungkin terjadi berdasarkan data ekonomi terkini. Pasar menantikan pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 16–17 September beserta sejumlah data penting yang akan dirilis sebelumnya.

Peluang The Fed memangkas suku bunga pada September mencapai 90%, sementara analis JP Morgan melihat pelemahan dolar sebagai faktor yang dapat menopang harga emas. Data inflasi, PDB AS, dan klaim tunjangan pengangguran awal juga menjadi fokus pasar pekan ini.

Secara keseluruhan, tren emas masih bullish, tetapi pasar menunggu penembusan level psikologis $3.400 agar ruang kenaikan lebih tinggi dapat terbuka lebar. Press Release ini juga tersedia di VRITIMES.

Source link

TERBARU

JELAJAHI