Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma (UNSURYA) membuat sejarah dengan membuka Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pertama di kampus yang berada di bawah TNI Angkatan Udara. Peresmian galeri tersebut dilakukan oleh Rektor UNSURYA, Marsekal Muda TNI (Purn.) Dr. Sungkono, S.E., M.Si. yang mengapresiasi kerja keras semua pihak dalam mewujudkan kehadiran pasar modal di lingkungan kampus. Dalam sambutannya, Dr. Sungkono menyatakan harapannya agar Bursa Efek Indonesia dapat terus mendorong pengetahuan melalui pasar saham dan mendukung perkembangan bursa karbon.
Acara peresmian Galeri Investasi di UNSURYA didukung oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Jeffrey Hendrik, Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia, dan Hendriek Gunawan, Direktur Pilarmas Sekuritas. Jeffrey Hendrik menegaskan bahwa Bursa Efek Indonesia terus mendukung program pengembangan pasar modal yang inklusif. Selain membuka galeri investasi, acara tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan jajaran pengurus pasar modal UNSURYA.
Dr. Lucky Bayu Purnomo, yang menjadi Ketua Pasar Modal UNSURYA pertama, diakui sebagai pakar keuangan dan pasar modal yang memiliki kontribusi penting di berbagai bidang. Rektor UNSURYA memberikan apresiasi khusus kepada Dr. Lucky Bayu Purnomo yang telah membawa nama UNSURYA baik di tingkat nasional maupun internasional. Dr. Lucky Bayu Purnomo juga memperkenalkan Laboratorium Pasar Modal pertama di UNSURYA yang diberi nama GENCAR – Generasi Cerdas Pasar Modal, sebagai bagian dari visi strategis kampus.
Laboratorium tersebut dirancang untuk menjadi pusat penelitian dan praktik strategi keuangan serta investasi, dengan tujuan menghasilkan produk kajian yang bisa diaplikasikan secara praktis. Dalam pidatonya, Dr. Lucky Bayu Purnomo juga menjabarkan program strategis pasar modal UNSURYA untuk tiga tahun ke depan, meliputi literasi keuangan, penelitian di bidang pasar modal, serta kolaborasi lintas sektor dan industri. Dengan kehadiran Galeri Investasi dan Laboratorium Pasar Modal GENCAR, UNSURYA menegaskan perannya dalam membangun ekosistem keuangan nasional dan menjembatani dunia pendidikan, penelitian, dan praktik nyata pasar modal.

