Sebuah fakta menarik terungkap oleh Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia, Prof. DR. dr. Rini Sekartini, Sp.A (K), yang juga menjabat sebagai Konsultan Tumbuh Kembang Pediatri Sosial FKUI-RSCM. Menurutnya, Indonesia masih dihadapkan pada tiga masalah kesehatan anak yang cukup serius, yakni stunting, karies gigi, dan obesitas. Namun, satu hal yang perlu menjadi perhatian utama adalah pola makan anak, terutama terkait konsumsi makanan ultra-proses dan asupan gula tambahan.
Kontrol Konsumsi Gula
Prof. Rini menegaskan pentingnya orang tua untuk membatasi konsumsi gula pada anak. Meskipun gula tidak sepenuhnya harus dihilangkan dari pola makan, namun pengendalian yang tepat diperlukan mengingat risiko timbulnya karies gigi jika konsumsi gula berlebihan. Hal ini menjadi perhatian utama dalam upaya menjaga kesehatan gigi anak.
Susu Sebagai Sumber Nutrisi Penting
Saat ditanya mengenai nutrisi anak, Prof. Rini menekankan bahwa susu masih menjadi salah satu sumber nutrisi penting yang dapat membantu memenuhi kebutuhan anak sampai usia remaja. Kalsium dalam susu memiliki peran vital dalam pertumbuhan tulang anak hingga dewasa. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memperhatikan asupan susu yang diberikan kepada anak sejak dini hingga masa remaja.
Prof. Rini juga menyarankan agar orang tua tidak hanya tertarik pada kandungan tambahan seperti DHA atau Omega-3 dalam susu anak, tetapi juga memerhatikan komposisi utama produk tersebut. Hal ini penting agar orang tua dapat memilih produk susu dengan kualitas terbaik dan komposisi yang sesuai dengan kebutuhan anak.
Dengan demikian, kesadaran orang tua dalam memilih produk nutrisi anak sangatlah penting. Kemampuan untuk membaca label produk dengan cermat, memperhatikan kandungan utama, proses produksi, serta adanya tambahan seperti gula atau pemanis menjadi faktor kunci dalam memastikan anak menerima nutrisi yang baik dan seimbang.

