spot_img
18.9 C
London
spot_img
HomeBeritaPemerintah Fokus Pembangunan Sekolah Rakyat Menjelang Tahun Ajaran Baru

Pemerintah Fokus Pembangunan Sekolah Rakyat Menjelang Tahun Ajaran Baru

Pemerintah Mempercepat Pembangunan Sekolah Rakyat Menyambut Tahun Ajaran Baru

Jakarta – Saat ini, Pemerintah tengah mengupayakan percepatan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II yang sedang berlangsung dengan target selesai pada 20 Juni 2026 menjelang dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027. Langkah-langkah konkret telah diintegrasikan untuk memastikan fasilitas pendidikan ini rampung tepat waktu, sehingga masyarakat yang memerlukan akses pendidikan akan segera merasakan manfaatnya.

Pemerintah Fokus pada Pemerataan Akses Pendidikan

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU, Kuswara, menjelaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan wujud dari komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang layak, berkualitas, dan inklusif bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem. Hal ini sesuai dengan amanat yang tercantum dalam Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 mengenai Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

“Kementerian PU diberikan tanggung jawab untuk mendukung program Sekolah Rakyat dengan menyediakan sarana dan prasarana strategis bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem,” ujar Kuswara.

Komitmen Penuh Pemerintah untuk Menyelesaikan Pembangunan Tepat Waktu

Kuswara menegaskan bahwa pemerintah sepenuhnya berkomitmen untuk menuntaskan pembangunan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Menteri PU bahkan turun langsung ke lapangan untuk memantau progres pembangunan dan memastikan bahwa semua pekerjaan berjalan sesuai target.

Deputi IV Kantor Staf Presiden, Fadjar Dwi Wishnuwardhani, menyatakan apresiasi terhadap kolaborasi lintas sektor yang telah berjalan dengan baik dalam pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Program ini dianggap sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa, bukan sekadar pembangunan fisik semata.

Untuk memastikan percepatan pembangunan, Kementerian PU membentuk Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat yang melibatkan berbagai unit organisasi di lingkungan kementerian. Sebanyak 67.588 tenaga kerja konstruksi telah dikerahkan dengan sistem kerja tiga shift untuk mempercepat penyelesaian proyek di berbagai daerah.

Source link

TERBARU

JELAJAHI