spot_img
18.9 C
London
spot_img
HomeKesehatanTips Mengatasi Rasa Takut Naik Kereta Menurut Psikolog

Tips Mengatasi Rasa Takut Naik Kereta Menurut Psikolog



Kecelakaan Kereta: Membangkitkan Rasa Takut di Kalangan Anker

Senin malam, 27 April 2026, kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan kereta Commuter Line mengguncang banyak pihak, termasuk para anker alias anak kereta. Meski tidak secara langsung terlibat, rasa kehilangan begitu terasa.

Masyarakat merasakan dampaknya dengan reaksi beragam. Ada yang meningkatkan kewaspadaan, memilih posisi duduk strategis di kereta, bahkan ada yang sementara waktu enggan menggunakan moda transportasi tersebut.

Ria, seorang pengguna KRL Commuter Line asal Tangerang Selatan mengaku masih merasakan ketakutan setelah kejadian tersebut. Namun, efisiensi waktu tetap menjadi pertimbangannya untuk tetap menggunakan kereta.

Anak-Anak dan Dewasa Sama-sama Alami Rasa Takut

Menurut psikolog klinis Jovita Maria Ferlina, rasa takut yang muncul setelah kecelakaan merupakan hal yang normal. Otak akan mencari cara agar merasa aman setelah mendengar kabar tragis tersebut, baik bagi orang dewasa maupun anak-anak.

Validasi terlebih dahulu rasa takut tersebut sangat penting, sebagaimana disampaikan Jovita kepada Liputan6.com. Bantulah diri dengan informasi yang realistis, misalnya dengan menunjukkan bahwa sistem keselamatan kereta masih ada dan kecelakaan merupakan kejadian langka.

Awas Kecemasan Berlebihan

Bagi sebagian orang, terus mencari informasi terkait kecelakaan tersebut bisa memicu timbulnya kecemasan yang berlebihan. Jovita menyarankan untuk menghindari paparan berulang terhadap berita yang dapat memperbesar rasa cemas.


Source link

TERBARU

JELAJAHI