Malaria Masih Menjadi Tantangan di Indonesia Timur
Malaria masih menjadi masalah serius di beberapa wilayah di Indonesia, terutama di Indonesia bagian Timur. Menurut Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Andi Saguni, penanganan malaria di Papua masih menjadi tantangan yang harus diatasi.
Kendala Penanganan di Papua
Menurut Andi, meskipun pada 2026 sebanyak 412 kabupaten/kota di Indonesia telah bebas dari malaria, namun kasus masih tinggi di Papua. Dari seluruh kasus malaria di Indonesia, 95 persen di antaranya berasal dari Papua, mencakup 6 provinsi, yang perlu menjadi perhatian serius untuk segera diatasi.
Andi Saguni menyampaikan keyakinannya bahwa eliminasi malaria di Papua bisa tercapai. Contohnya adalah Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya yang berhasil menjadi kabupaten baru di Papua yang statusnya Bebas Malaria pada 2025. Namun, ia menekankan bahwa proses eliminasi malaria bukanlah hasil instan, melainkan membutuhkan dukungan dan konsistensi selama bertahun-tahun.
Pertahankan Status Bebas Malaria
Bagi daerah yang telah mencapai status bebas malaria, Andi mengingatkan bahwa perjuangan belum selesai. Mempertahankan status tersebut juga merupakan hal yang penting, karena beberapa daerah justru mengalami lonjakan kasus setelah dinyatakan bebas dari malaria, bahkan sampai terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).

