Panggilan Misteri Kehidupan: Misa Pemakaman Mantan Wartawan
Setiap manusia tidak bisa menghindari kematian, sebagaimana yang disampaikan Pastor Paroki St. Fransiskus Asisi Lakulo, Rm. Fredirikus Lakumali, dalam misa pemakaman almarhum Petrus Kanisius Seran, Senin (27/4/2026). Dalam kesempatan itu, Rm. Fredirikus menegaskan bahwa kepergian seseorang merupakan bagian dari panggilan sang Pemilik Misteri, yaitu Allah.
Dikenal sebagai seorang wartawan atau jurnalis, almarhum Petrus Kanisius Seran diingat sebagai sosok yang memberikan kontribusi bagi masyarakat dalam menyuarakan kebenaran. Meskipun memiliki keterbatasan dan sisi emosional seperti manusia lainnya, namun upaya almarhum dalam menyuarakan kebenaran sangat dihargai.
Doa dan Penghormatan Terakhir
Dalam akhir kotbahnya, Rm. Fredirikus mengajak semua yang hadir untuk mendoakan almarhum agar segala amal baiknya diterima oleh Tuhan. Dia juga memohon agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan di tengah cobaan ini.
Misa pemakaman dihadiri oleh keluarga, kerabat, serta rekan-rekan jurnalis yang memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Petrus Kanisius Seran. Semua itu sebagai bentuk penghargaan dan doa terakhir untuk almarhum yang telah berjuang dalam menyuarakan kebenaran selama hidupnya. Semoga segala amal baiknya diterima dengan baik di sisi Tuhan. (Dami Atok)

