spot_img
17.6 C
London
spot_img
HomeBeritaSolusi AI untuk Brand: 60% Pengguna Internet Mengakui Jawaban Lebih Jelas

Solusi AI untuk Brand: 60% Pengguna Internet Mengakui Jawaban Lebih Jelas

Perilaku konsumen dalam mencari informasi digital telah mengalami perubahan signifikan, di mana kini sebagian besar pengguna memulai pencarian mereka melalui kecerdasan buatan (AI) sebelum beralih ke mesin telusur seperti Google. Data yang diambil dari Search Engine Land menunjukkan bahwa sekitar 37% konsumen saat ini memulai pencarian mereka melalui AI, menggeser titik awal perjalanan konsumen secara keseluruhan. Selain itu, laporan dari Priority Pixels juga mengungkapkan bahwa 60% pengguna merasa jawaban yang diberikan oleh AI lebih jelas daripada hasil pencarian tradisional. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan pengguna terhadap AI sebagai sumber informasi semakin meningkat.

Namun, seiring dengan peningkatan penggunaan AI, peran AI bukan lagi sekadar sebagai alat bantu, melainkan telah menjadi tempat utama di mana orang mencari dan memahami informasi. Tidak hanya itu, dalam sistem AI, pengguna tidak lagi disajikan dengan banyak pilihan seperti di halaman hasil pencarian, melainkan AI akan menyaring dan merangkum hanya beberapa brand yang dianggap relevan dan kredibel. Oleh karena itu, hal ini membawa risiko tersendiri bagi brand yang mungkin luput dari perhatian.

Untuk mengatasi risiko ini, muncul pendekatan baru yang dikenal sebagai AI Visibility Optimization (AVO), yang fokus pada bagaimana brand membangun struktur informasi yang jelas, konsistensi narasi, dan sinyal kredibilitas agar lebih mudah dipahami dan dipercaya oleh sistem AI. Seiring dengan banyaknya konsumen yang mulai mencari informasi dari AI, perusahaan perlu mulai mengevaluasi kembali strategi visibilitas digital mereka, bukan hanya soal siapa yang muncul, tetapi siapa yang masuk dalam jawaban.

Avonetiq, sebuah Digital Authority Firm yang berfokus pada penguatan otoritas brand di era AI, menawarkan bantuan dalam membangun fondasi otoritas digital brand agar dapat dikenali, dipahami, dan dipercaya oleh sistem AI sebagai sumber jawaban yang kredibel. Dengan pendekatan AI Visibility Optimization, brand dapat terus relevan dan terlihat ketika konsumen beralih dari mesin pencari ke answer engine. Hanya dengan strategi yang tepat, brand dapat mempertahankan visibilitas mereka di era di mana kehilangan visibilitas bisa terjadi tanpa tanda yang jelas dari sisi performa.

Source link

TERBARU

JELAJAHI