spot_img
13.6 C
London
spot_img
HomeKesehatanMengapa IDAI Menyarankan Anak di Bawah 16 Tahun Tidak Boleh Akses Medsos

Mengapa IDAI Menyarankan Anak di Bawah 16 Tahun Tidak Boleh Akses Medsos

Pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun kini menjadi perhatian serius di Indonesia. Hal ini direspon oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) untuk melindungi kesehatan fisik dan mental anak di era digital. Ketua Pengurus Pusat IDAI, Piprim Basarah Yanuarso mengatakan bahwa kebijakan tersebut sudah dinantikan oleh kalangan medis sebagai langkah awal dalam melindungi anak dari dampak negatif media sosial.

IDAI menyatakan bahwa anak-anak di bawah usia 16 tahun belum siap secara neurologis dan psikologis menghadapi kompleksitas media sosial. Mereka masih dalam tahap belajar mengenali risiko, mengelola emosi, dan menjaga diri dari pengaruh negatif. Pembatasan ini bukan untuk membatasi kebebasan anak, namun sebagai bentuk perlindungan agar mereka tidak terpapar risiko sebelum siap.

Dampak negatif penggunaan gawai dan media sosial pada anak, terutama pada masa emas perkembangan, seperti gangguan konsentrasi dan masalah kesehatan mental, telah ditekankan oleh IDAI selama beberapa tahun terakhir. IDAI menilai bahwa batas usia 16 tahun sebagai langkah yang rasional karena pada usia ini anak umumnya memiliki kemampuan kognitif dan emosional yang lebih matang untuk menyaring informasi. Pembatasan ini juga bertujuan preventif untuk melindungi anak dari dampak negatif yang telah terbukti ilmiah, seperti paparan konten berisiko dan interaksi sosial yang tidak sehat di dunia maya.

Source link

TERBARU

JELAJAHI