Mudik Lebaran tahun 2026 merupakan momen yang selalu dinanti-nanti untuk berkumpul bersama keluarga. Namun, di balik kehangatannya, biaya mudik menjadi tantangan yang semakin berat setiap tahunnya. Mulai dari tiket transportasi, akomodasi, hingga kebutuhan selama di kampung halaman, semuanya datang bersamaan. Jika tidak diatur dengan baik, pengeluaran ini dapat berdampak pada kondisi keuangan setelah Lebaran.
Untuk mengatasi tantangan biaya mudik, sangat penting untuk memahami cara mengatur keuangan selama periode mudik. Di tengah situasi ini, Akulaku PayLater dapat membantu mengatur pengeluaran agar lebih terkendali. Dengan pembayaran yang fleksibel, biaya seperti tiket transportasi atau akomodasi bisa dicicil, sehingga arus kas keuangan tetap stabil selama periode Lebaran.
Survei Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan menunjukkan bahwa pergerakan masyarakat selama Angkutan Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,91 juta orang. Meski sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya, angka tersebut masih menunjukkan bahwa mudik tetap menjadi fenomena besar. Tingginya mobilitas ini juga berdampak pada kenaikan harga tiket, penggunaan kendaraan pribadi, serta naiknya biaya operasional seperti BBM, tol, dan servis kendaraan.
Untuk menyiasati agar biaya mudik tidak membengkak, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Pertama, aturlah pengeluaran agar tidak terjadi kelebihan pengeluaran dalam satu waktu. Kedua, jaga cashflow dengan strategi pembayaran yang fleksibel. Manfaatkan juga promo-promo yang ditawarkan menjelang Lebaran, seperti program Promo Spesial Mudik 2026 dari Akulaku Finance Indonesia bekerja sama dengan Tiket.com dan Agoda.
Namun, penggunaan Akulaku PayLater atau layanan pembayaran belakangan lainnya harus dilakukan secara bijak. Memastikan cicilan tidak melebihi 30% dari pendapatan, memeriksa syarat dan ketentuan bunga, serta membayar tepat waktu adalah hal-hal yang perlu diperhatikan agar penggunaan layanan ini tidak menimbulkan beban finansial di masa mendatang. Dengan perencanaan yang matang dan pengelolaan keuangan yang baik, mudik Lebaran tahun 2026 bisa dilewati dengan lebih nyaman dan tenang.

