spot_img
2.6 C
London
spot_img
HomeBeritaKoreksi Bitcoin Saat Imlek: Peluang Bagi Investor

Koreksi Bitcoin Saat Imlek: Peluang Bagi Investor

Periode Tahun Baru Imlek 2026 telah kembali menarik perhatian pelaku pasar kripto global. Dalam sejarahnya, perayaan ini sering kali mempengaruhi pergerakan harga Bitcoin, dengan pola yang diikuti mulai dari tekanan jual menjelang libur hingga pemulihan setelah aktivitas perdagangan normal kembali. Riset pasar menunjukkan bahwa koreksi rata-rata 10-20% terjadi pada Bitcoin dalam dua hingga tiga minggu sebelum Imlek, diikuti oleh reli harga sebesar 15-35% setelah periode libur. Investor asal China memiliki peran penting dalam ekosistem kripto global, meski beberapa di antaranya melakukan likuidasi aset sebelum Imlek untuk memenuhi kebutuhan musiman.

Tekanan jual yang terkonsentrasi selama periode libur Imlek cenderung menciptakan pola koreksi yang relatif konsisten. Faktor musiman ini mempengaruhi likuiditas pasar, membuat pergerakan harga Bitcoin lebih mudah dipengaruhi oleh transaksi dalam jumlah kecil. Meskipun demikian, CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menekankan bahwa tidak hanya faktor musiman yang menentukan arah harga. Faktor lain seperti sentimen global dan arus dana institusional juga berperan penting.

Meskipun peristiwa musiman seperti Imlek dapat mempengaruhi pasar kripto, Calvin menilai bahwa investor perlu mempertimbangkan faktor lain seperti sentimen global, regulasi negara, dan arus dana institusional. Meski demikian, investor perlu mewaspadai potensi volatilitas pasar jangka pendek selama periode libur panjang. Tokocrypto sendiri telah meluncurkan beberapa fitur baru, seperti Gift Card Tokocrypto dan metode deposit melalui Virtual Account BCA, untuk memperluas utilitas aset kripto di Indonesia. Inovasi-inovasi tersebut diharapkan dapat menjaga minat masyarakat terhadap investasi aset digital di tengah kondisi pasar yang menantang.

Source link

TERBARU

JELAJAHI