PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) terus meningkatkan aspek keamanan dan keselamatan dalam pengangkutan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) melalui layanan angkutan kereta api kontainer. Dengan menjalankan layanan ini secara ketat sesuai dengan regulasi yang berlaku, KAI Logistik menyediakan alternatif pengangkutan B3 yang terstandar. Menurut Dwi Wulandari, VP of Corporate Secretary KAI Logistik, pengangkutan B3 termasuk dalam kategori dangerous goods sehingga memerlukan penanganan khusus untuk memastikan kehati-hatian dan kepatuhan regulasi. Hingga saat ini, KAI Logistik telah memperoleh izin pengangkutan untuk 12 jenis dangerous goods/B3 di Indonesia.
Distribusi komoditas B3 diatur secara ketat oleh berbagai regulasi, termasuk Peraturan Pemerintah No. 74 Tahun 2001. Proses distribusi harus memenuhi standar tinggi dalam pengemasan, pelabelan, dan manajemen risiko. Layanan angkutan B3 ini juga mendukung moda transportasi yang berkelanjutan dengan fokus pada penggunaan moda transportasi rendah emisi, keselamatan publik, perlindungan lingkungan, dan kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
KAI Logistik berkomitmen untuk menjadikan layanan angkutan B3 sebagai opsi yang andal dan berkelanjutan dalam mendukung berbagai sektor industri di Indonesia. Selain itu, perusahaan berusaha mengurangi potensi risiko distribusi bahan berbahaya di wilayah padat penduduk. Dengan pertumbuhan kinerja pengelolaan angkutan kontainer yang positif, KAI Logistik mencatatkan 2,5 juta ton angkutan kontainer termasuk di dalamnya komoditi B3/Dangerous goods pada tahun 2025.
Tentang KAI Logistik, perusahaan ini didirikan untuk melayani distribusi logistik berbasis kereta api dengan layanan door to door service. Fokus utama KAI Logistik adalah menyediakan pelayanan distribusi logistik terpadu melalui segmentasi KALOG Express, KALOG Plus, dan KALOG Pro. Dengan tagline “KAI Logistik Ispossible,” perusahaan berkomitmen untuk membuat segala sesuatu menjadi mungkin. Press Release ini juga telah diterbitkan di situs VRITIMES.

