Dalam bulan Ramadan, kegiatan olahraga sebelum sahur menjadi pilihan bagi beberapa orang untuk tetap menjaga kebugaran tubuh. Namun, dokter spesialis kedokteran olahraga, Andhika Raspati, mengingatkan bahwa olahraga pada waktu tersebut memiliki risiko keamanan yang perlu diperhatikan. Beliau menyarankan agar olahraga dilakukan di dalam rumah untuk menjaga keamanan, terutama mengingat munculnya tren baru olahraga sebelum sahur dengan berbagai risiko di luar ruangan.
Andhika juga menekankan pentingnya penyesuaian jadwal olahraga selama Ramadan. Pengaturan ulang jadwal dan jenis latihan diperlukan agar sesuai dengan kondisi tubuh yang sedang menjalani puasa. Tujuan utama dari olahraga selama bulan Ramadan adalah untuk mempertahankan kebugaran tubuh. Oleh karena itu, perlu diperhatikan jenis olahraga yang dilakukan agar tidak menguras terlalu banyak energi dan cairan tubuh, terutama di pagi hari setelah sahur.
Memilih jenis olahraga yang sesuai seperti gym di ruang berpendingin dapat menjadi pilihan yang lebih aman untuk dilakukan di pagi hari. Penting untuk menghindari latihan yang terlalu menguras keringat agar tidak mengalami dehidrasi. Dengan penyesuaian yang tepat, olahraga selama bulan Ramadan tetap dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

