SEA Games 2025 menandai berakhirnya dominasi Indonesia di cabang bola voli putra indoor setelah Indonesia gagal meraih emas untuk keempat kalinya secara beruntun. Pada laga final, Indonesia kalah tipis 2-3 dari tuan rumah Thailand. Sejak 2019 di Filipina, Indonesia berhasil meraih tiga emas berturut-turut di SEA Games, namun kali ini Alfin Daniel dan tim harus mengakui keunggulan Thailand.
Dengan kegagalan ini, Indonesia hanya berhasil mendapatkan satu emas, satu perak, dan satu perunggu di cabang bola voli putra. Emas diraih dari cabang voli pantai putra, sementara perunggu dari cabang bola voli indoor putri. PBVSI sebagai wadah olahraga bola voli di Indonesia akan melakukan evaluasi untuk meningkatkan prestasi tim voli di masa mendatang. Mereka sebelumnya bertarget untuk meraih emas SEA Games untuk keempat kalinya secara beruntun di kategori bola voli indoor putra.
Ketua Bidang Bimpres Irjen Pol Drs. Adang Ginanjar menyambut kepulangan atlet voli di Bandara Soekarno Hatta dan menyatakan bahwa meskipun Indonesia hanya meraih tiga medali, mereka telah bermain dengan baik. Adang juga mengakui kekuatan Thailand dalam cabang bola voli dan menuturkan bahwa evaluasi akan segera dilakukan untuk memperbaiki kelemahan yang ada. Meskipun dengan hasil yang kurang memuaskan, Indonesia tetap berusaha untuk terus meningkatkan prestasi dalam cabang olahraga bola voli di masa yang akan datang.


